Twitter Kadin Jepara
Menu
Login
- Details
- Published: 07 May 2013
- Hits: 31
JEPARA, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Jepara yang terdiri dari sektor Snack dan Pangan, Tekstil dan Tenun Ikat, serta Furniture dan Kerajinan membuat proyek untuk pengembangan usahanya. Proyek ini adalah lanjutan dari workshop yang telah dilaksanakan dari level dasar (basic) hingga level lanjutan (advanced) bersama dengan Badan Kerjasama Internasional Jerman (GIZ) Jawa Tengah dan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Jepara.
Konsultan senior GIZ Jawa Tengah Klaus Peter Berkemeyer pada kesempatan pendampingan (4/5) mengatakan bahwa dalam menentukan proyek yang dibangun, UMKM harus mengenali produk, segmen pasar, dan pendekatan pasarnya, baik kondisi saat ini juga dalam tahap pelaksanaan proyek. Hal ini akan mempengaruhi hal-hal lain seperti produksi, SDM, komunikasi dan pemasaran, modal dan keuangan, dan lain sebagainya.
Salah satu kelompok peserta dari sektor tekstil dan tenun ikat yang hadir pada workshop level advanced “Pasar dan Perdagangan” akan mengembangkan tenun ikat dengan jalan memproduksi hasil akhir dari tenun seperti baju dan asesoris. Menanggapi hal ini, Solichah, trainer dari GIZ menyarankan agar sebelum menentukan produk, ada baiknya proyek pengembangan memahami kebutuhan pasar dengan menjalankan riset pasar.
Dengan adanya workshop ini, diharapkan UMKM dapat lebih tertata dalam pelaksanaan usahanya sehingga dalam manajerial dan pencapaian target dapat berjalan sistemik dan terukur. Salah satu permasalahan yang digarisbawahi dalam kegiatan workshop yang telah berjalan hampir dua tahun ini adalah bagaimana UMKM dapat mandiri dan berdaya bersama. Hal ini juga yang disampaikan oleh Kadin Jepara yang diwakili oleh Komite Tetap Pengembangan Pendidikan, Pelatihan, dan SDM, Legiman Arya pada saat pembukaan workshop bahwa berkomunitas atau berasosiasi akan lebih memudahkan transfer ilmu dan informasi antar pelaku UMKM.
Kegiatan pendampingan selain workshop yang menyampaikan beberapa tema diantaranya psar dan perdagangan, Marketing dan Komunikasi, SDM, Keuangan, serta Produksi dan teknologi, juga menyediakan layanan klinik konsultasi untuk membantu UMKM menemukan solusi dari permasalahannya. (YR/Kadin Jepara)